Aku
masih berdiri di depan balkon kamarku. Menatap langit bernaung bintang. Menjadi
singgasana sang rembulan. ‘Tuhan, dimana
letak bahagiaku?’ tanyaku pada Tuhan saat itu. Entah, sudah lama sekali aku
tak lagi merasakan bahagia. Bagaimana rasanya pun aku sudah lupa. Tapi Tuhan
tetap diam. Tak satu kata pun menjawab pertanyaanku.
Mungkin
Tuhan sedang marah padaku. Hingga Beliau menahan jatah bahagiaku. Memberikan
pada orang lain mungkin. Atau bahagiaku masih tertinggal dikolong langit. Entahlah,
aku tak pernah tahu itu..............................
(episode 1)-